DOKUMEN

Nomor Kelas : Mel f 2012
Penulis Utama : Mela Widya Kumalasari
Penulis Tambahan : Tidak ada Penulis Tambahan dalam Dokumen ini.

 
Nim : I.0607053
Tahun : 2012
Badan Corporate :
Judul : Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Pemilihan Lokasi Industri Manufaktur Skala Besar dan Sedang(Studi Kasus: Kecamatan Jaten dan Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar)
Judul Seragam :
Judul Seri :
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Arsitektur-I.0607053-2012
Subyek : INDUSTRI MANUFAKTUR
Jenis Dokumen : Skripsi
Abstrak : iii ABSTRAK Pertumbuhan industri manufaktur yang didorong oleh pemerintah menimbulkan konsekuensi kebutuhan lokasi untuk melaksanakan kegiatan industri. Akan tetapi banyak kawasan industri yang disediakan pemerintah kurang dapat mengakomodasi kepentingan industri. Sehingga banyak pengusaha lebih memilih lokasi yang bukan peruntukkan kegiatan industri. Permasalahan tersebut juga terjadi di Kabupaten Karanganyar. Kabupaten Karanganyar memiliki dua lokasi yang diperuntukkan untuk kegiatan industri, yang pertama di Kecamatan Jaten yang hanya diperbolehkan untuk kegiatan industri lama, dan yang kedua di Kecamatan Gondangrejo yang diperuntukkan untuk industri baru. Akan tetapi para investor cenderung memilih berlokasi di Kecamatan Jaten. Industri yang cenderung terkonsentrasi di Kecamatan Jaten menjadi semakin padat, mengorbankan lahan irigasi teknis, dan menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi yang lain, kawasan industri di Kecamatan Gondangrejo menjadi kurang berkembang. Dalam studi kali ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemilihan lokasi industri manufaktur skala besar dan sedang di Kecamatan Jaten dan Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar berdasarkan persepsi pengusaha yang kemudian faktor utama yang mempengaruhi pemilihan lokasi industri akan dijadikan rekomendasi pengembangan kawasan industri di Kecamatan Gondangrejo. Proses analisis menggunakan metode analisis diskriptif kualitatif dan metode analisis pembobotan. Metode analisis diskriptif kualitatif dilakukan untuk membandingkan kondisi eksisting wilayah dengan standar teknis kawasan industri. Sedangkan metode analisis pembobotan dilakukan untuk mengetahui urutan prioritas faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan lokasi industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang sangat mempengaruhi pemilihan lokasi industri di Kecamatan Jaten antara lain ketersediaan energi listrik, transportasi, dan ketersediaan air. Sedangkan faktor lokasi yang sangat mempengaruhi pemilihan lokasi industri di Kecamatan Gondanagrejo yaitu ketersediaan energi listrik. Rekomendasi pengembangan kawasan industri di Kecamatan Gondnagrejo yaitu: penambahan daya energi listrik karena keberadaan energi listrik di Kecamatan Gondnagrejo tidak besar, pengembangan segi tranportasi dengan pemanfaatan rel kereta api dan pembangunan stasiun untuk kegiatan industri, pembangunan saluran PDAM karena keberadaan air di Kecamatan Gondangrejo mengandung kapur yang tinggi sehingga tidak dapat dimanfaatkan oleh industri yang menggunakan air sebagai bahan baku utama. Kata Kunci: Faktor Lokasi, Industri Manufaktur, Industri Skala Besar dan Sedang
File Dokumen :
MELA WIDYA KUMALASARI I0607053.pdf  
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download  
IMAGE0016.JPG  
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download  
Status Public
Pembimbing :
1. Ir. Ana Hardiana
2. Ir. Soedwiwahjono MT
3. Istijabatul Aliyah ST, MT
4.
5.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
Harga : upload 2012
Asal : Hadiah

 

Links

News

About

Perpustakaan Digital adalah sebuah sistem yang memiliki berbagai layanan dan obyek informasi yang mendukung akses obyek informasi melalui perangkat digital.